Faktaaceh.id, NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Kerja sama ini ditujukan sebagai sarana memperkenalkan potensi daerah sekaligus meningkatkan pemberdayaan masyarakat secara langsung.
Kerja sama tersebut disepakati dalam kunjungan resmi Pemkab Belitung Timur ke kampus Unsoed beberapa waktu lalu. Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar hukum pelaksanaan program.
Bupati Belitung Timur: Unsoed Memiliki Prodi Unggulan yang Relevan
Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, mengatakan bahwa Unsoed merupakan mitra strategis karena memiliki program studi unggulan yang sesuai dengan potensi yang ada di daerah.
“Unsoed bagi kami merupakan perguruan tinggi yang sangat strategis untuk diajak kerja sama karena memiliki beberapa program studi (prodi) unggulan yang selaras dengan potensi daerah,” ujarnya di Manggar, Sabtu (tanggal sesuai publikasi).
Kamarudin juga menyampaikan bahwa pihak Unsoed menyambut hangat kerja sama ini dan meminta agar draf MoU segera dibuat agar program KKN bisa segera dijalankan.
“Pertemuan kami waktu itu mendapat respon yang sangat baik dari pihak perguruan tinggi, bahkan kita diminta segera membuat draf MoU agar program segera dijalankan,” tambahnya.
Rektor Unsoed: KKN Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
Sementara itu, Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, menyatakan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemkab Belitung Timur. Menurutnya, program KKN tidak hanya menguntungkan masyarakat lokal tetapi juga menjadi media pembelajaran langsung bagi mahasiswa.
“Kami melihat peluang KKN di Belitung Timur sangat menarik. Kami yakin mahasiswa kami bisa berkontribusi nyata, sekaligus belajar langsung dari masyarakat di sana,” katanya.
Prof. Sodiq menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti kerja sama ini secepatnya.
“Kami akan menunggu draft MoU dari Pemkab Belitung Timur supaya tahu bagaimana kebutuhan spesifiknya. Semakin cepat dokumen kerja sama ini ditandatangani, semakin cepat pula para siswa dan masyarakat Belitung Timur merasakan manfaatnya,” pungkasnya.















