Pengurus IABA 2025–2029 Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Inggris

Pelantikan pengurus baru Indonesian Association of British Alumni (IABA) periode 2025-2029 di Jakarta (14/2/2026). (Dok. Ist)

Faktaaceh.id, NASIONAL – Pengurus baru Indonesian Association of British Alumni (IABA) resmi dilantik di Jakarta pada Sabtu (14/2/2026). Dalam masa jabatan periode 2025–2029 ini, organisasi para alumni lulusan Britania Raya tersebut menekankan pentingnya penguatan kolaborasi pendidikan Indonesia dan Inggris guna mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Ketua Umum IABA terpilih, Triono Junoasmono, menyatakan bahwa para alumni memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kedua negara. Potensi besar yang dimiliki oleh ribuan alumni perguruan tinggi Inggris di Indonesia diharapkan dapat dioptimalkan untuk mendorong kemajuan di berbagai sektor krusial.

“Alumni perguruan tinggi Inggris diharapkan menjadi jembatan kerja sama akademik, riset, dan inovasi kedua negara,” ujar Triono Junoasmono melalui press release pada Ahad (15/2/2026).

Sinergi Alumni untuk Pembangunan Nasional

Acara pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara yang juga merupakan bagian dari keluarga besar alumni Inggris. Hadir dalam acara tersebut Kepala Staf Kepresidenan M Qodari, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, serta Wakil Menteri Keuangan Juda Agung.

M Qodari, yang merupakan alumni dari University of Essex, mendorong rekan-rekan sejawatnya untuk memberikan kontribusi nyata bagi negara. Ia menekankan bahwa sinergi antar-alumni sangat diperlukan agar setiap keahlian yang didapat dari luar negeri dapat diimplementasikan untuk kepentingan nasional.

“Alumni Inggris dapat bersatu dan bersinergi untuk memberikan dampak bagi negeri,” kata M Qodari saat memberikan arahan dalam acara tersebut.

Keunggulan Akademik dan Jejaring Global

Menteri Pendidikan, Brian Yuliarto, turut menyoroti keunggulan kompetitif yang dimiliki oleh para lulusan Inggris. Menurutnya, pengalaman internasional dan jejaring global yang dimiliki alumni adalah modal penting untuk memperkuat kemitraan antar-perguruan tinggi di Indonesia dan Inggris.

Gagasan pemerintah dalam mendorong kolaborasi lintas negara di bidang pendidikan tinggi memerlukan dukungan penuh dari para pemangku kepentingan, termasuk organisasi alumni seperti IABA. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan terjadi percepatan dalam transfer teknologi dan pengetahuan.

“Alumni Inggris memiliki keunggulan akademik, pengalaman global, dan jejaring internasional yang dapat memperkuat kemitraan perguruan tinggi di kedua negara,” jelas Brian Yuliarto.

Pelantikan ini melibatkan sekitar 140 pengurus yang berasal dari berbagai latar belakang universitas ternama di Inggris. IABA menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan berbagai organisasi alumni dan institusi pendidikan lainnya, baik di tingkat domestik maupun internasional, demi memperluas jangkauan kolaborasi pendidikan Indonesia dan Inggris.

Ke depan, pengurus baru ini akan menyusun program kerja yang fokus pada peningkatan kualitas riset dan inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap tantangan global masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *