Faktaaceh.id, NASIONAL – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah pusat saat ini memprioritaskan pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Sumatera Barat. Langkah ini diambil sebagai bagian strategi percepatan pemulihan kondisi masyarakat di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di Bandara Internasional Minangkabau, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis. Menurutnya, kebutuhan tempat tinggal yang layak bagi pengungsi menjadi perhatian utama Presiden.
“Hari ini sudah dibangun hunian sementara karena memang sekarang fokusnya khusus di daerah Sumatera Barat kita harus sudah berfokus untuk masalah hunian sementara,” kata Prasetyo.
Ia menambahkan, setelah fase darurat dan hunian sementara selesai, pemerintah akan segera mengkaji kemungkinan pembangunan permanen.
“Jika memungkinkan untuk segera dilakukan relokasi menjadi hunian tetap,” ucapnya.
Tinjauan Langsung Presiden Prabowo
Dalam kunjungan kerjanya di Sumatera Barat, Presiden Prabowo Subianto mendatangi tiga titik lokasi bencana untuk memastikan penanganan berjalan lancar. Di wilayah Kayu Pasak, Palembayan, Kabupaten Agam, Presiden secara langsung menengok kondisi para pengungsi dan melihat progres pembangunan hunian sementara yang mulai didirikan.
Selanjutnya, rombongan Presiden bergerak ke wilayah Kayu Tanam, Padang Pariaman. Di lokasi ini, fokus peninjauan adalah pembangunan jembatan Bailey Mantuang yang pengerjaannya dilakukan oleh prajurit TNI dengan dukungan masyarakat setempat.
Prasetyo menjelaskan bahwa jembatan darurat sangat vital untuk menghubungkan kembali wilayah yang terisolir. Saat ini, pemerintah tengah mengebut pengerjaan puluhan jembatan serupa.
“Memang kurang lebih ada 35 Bailey di seluruh wilayah yang terdampak yang sekarang proses pengerjaannya sedang kita kebut karena bagaimanapun dalam rangka pemulihan maka akses tersambungnya jalan yang tadinya terputus itu menjadi sebuah keharusan yang harus dipercepat,” jelas Prasetyo.
Perbaikan Jalur Nasional Lembah Anai
Kunjungan Presiden diakhiri dengan meninjau pembangunan jalan di kawasan Lembah Anai, Tanah Datar. Jalur ini merupakan jalan nasional vital yang menghubungkan Kota Padang menuju Bukittinggi. Presiden Prabowo secara khusus meminta agar perbaikan jalur utama ini dipercepat agar mobilitas ekonomi kembali normal.
Mengenai target waktu penyelesaian seluruh infrastruktur dan pemulihan wilayah, Prasetyo menyatakan pemerintah bekerja seoptimal mungkin menyesuaikan tingkat kerusakan di lapangan.
“Secepat-cepatnya ya, karena masing-masing kan memang kondisinya berbeda-beda ya, ada yang masalahnya jalan, ada yang masalahnya jembatan dan seterusnya. Jadi kita bekerja secepat-cepatnya,” tutup Prasetyo.
















