Wali Nanggroe Aceh Teken MoU dengan Rusia, Perkuat Kerja Sama Strategis

Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haythar saat melakukan pertemuan dengan pemerintah Region Ivanovo, Rusia. (Dok. Ist)

Faktaaceh.id, NASIONAL – Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haythar meneken Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Region Ivanovo, Rusia. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi di berbagai bidang strategis, seperti pendidikan, kesehatan, dan industri tekstil.

“Aceh terbuka menjadi mitra strategis Ivanovo dan siap belajar dari keunggulan mereka, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan industri tekstil,” ujar Tgk Malik Mahmud Al Haythar dalam keterangannya di Banda Aceh.

Penandatanganan ini berlangsung di Vladivostok, Rusia, antara Wali Nanggroe Aceh dan Direktur Jenderal Badan Penarik Investasi Ivanovo, Tumanova Yulia Evgenievna. Sejumlah pejabat tinggi Region Ivanovo juga turut hadir dalam acara tersebut. Kerja sama ini mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kebudayaan, kesehatan, ekonomi, investasi, inovasi, hingga pengembangan kongres dan pameran internasional.

Jembatan Kolaborasi Nyata Antara Aceh dan Ivanovo

Tgk Malik Mahmud Al Haythar menegaskan bahwa penandatanganan kerja sama ini adalah langkah awal untuk membangun jembatan kolaborasi nyata antara Aceh dan Ivanovo. MoU tersebut berlandaskan prinsip kesetaraan, saling menguntungkan, saling menghormati, dan saling percaya.

“Kesepakatan ini juga menegaskan komitmen kedua pihak untuk melaksanakan kerja sama dalam koridor hukum yang berlaku di Federasi Rusia maupun Republik Indonesia,” kata Tgk Malik.

Ia menambahkan bahwa setiap inisiatif spesifik akan ditindaklanjuti dengan kontrak atau perjanjian terpisah sesuai kebutuhan, dengan fleksibilitas implementasi yang memungkinkan adaptasi terhadap kondisi kedua belah pihak.

Dengan adanya Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Region Ivanovo, Rusia ini, Tgk Malik berharap akan ada peningkatan signifikan dalam sektor pendidikan dan kesehatan di Aceh. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi komoditas Aceh melalui transfer teknologi dan standar mutu dari Ivanovo, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal di Rusia.

“Selain itu, kerja sama ini membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk Aceh di Rusia,” tambahnya.

Potensi Unggulan Aceh dan Ivanovo

Region Ivanovo dikenal sebagai pusat industri tekstil terbesar di Rusia. Selain itu, wilayah ini memiliki universitas terkemuka, kekayaan budaya, serta sektor pariwisata yang terus berkembang. Potensi ini sangat relevan dengan Aceh yang kaya akan sumber daya alam, pertanian, pariwisata, serta produk unggulan seperti kopi Gayo, rempah-rempah, dan industri halal.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Badan Penarik Investasi Ivanovo, Tumanova Yulia Evgenievna, menyambut positif kerja sama ini. Ia melihat Aceh sebagai mitra potensial di kawasan Asia Tenggara, terutama dalam konteks perdagangan dan investasi.

“Kami menyambut baik kerja sama ini dan berharap segera diwujudkan dalam bentuk program-program nyata yang saling menguntungkan,” ucap Tumanova Yulia Evgenievna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *