Faktaaceh.id, NASIONAL – Suasana halaman Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari Senin diwarnai oleh aksi damai mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta. Puluhan mahasiswa menggelar unjuk rasa secara tertib untuk menyuarakan sejumlah tuntutan terkait kondisi bangsa terkini.
Aksi yang berlangsung aman ini diisi dengan orasi bergantian oleh para mahasiswa sambil membawa berbagai spanduk dan poster. Wakil Ketua DPRD DIY, Umaruddin Masdar, yang menemui langsung para pengunjuk rasa, memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya demonstrasi yang kondusif.
“Kami tentu berterima kasih kepada para mahasiswa dan kawan-kawannya yang telah melakukan aksi secara damai di Yogyakarta. Ini wujud komitmen kita bersama bahwa partisipasi aspirasi masyarakat harus disampaikan secara damai,” ujar Umaruddin.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa dengan cara yang tertib adalah bukti nyata komitmen bersama untuk menjaga Yogyakarta agar tetap aman dan damai. Ia juga menegaskan bahwa DPRD DIY selalu terbuka untuk dialog dan berjanji akan segera meneruskan seluruh aspirasi tersebut ke tingkat pusat.
“Pimpinan, para komite sudah sepakat aspirasi semua akan kita kirim ke Jakarta. Hari ini juga akan dikirimkan, dialamatkan ke DPR RI,” tambahnya.
Keprihatinan Mahasiswa atas Kondisi Bangsa
Di sisi lain, Penanggung Jawab Umum Aksi, Isra, menjelaskan bahwa unjuk rasa ini didasari oleh keprihatinan mendalam atas berbagai persoalan bangsa. Ia menyoroti pernyataan kontroversial dari beberapa anggota DPR RI serta maraknya kasus korupsi yang tak kunjung usai.
“Kita semua tahu kondisi bangsa hari ini, ya. Beberapa pernyataan DPR yang memang sangat kontroversial. Juga berkaitan dengan Undang-Undang Perampasan Aset yang memang perlu kita perjuangkan bersama, karena kasus korupsi yang terjadi di negara ini masih begitu marak,” kata Isra.
Beberapa tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi damai mahasiswa ini antara lain:
- Mendorong reformasi birokrasi.
- Mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM.
- Melakukan reformasi di tubuh Polri.
- Segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.
- Menindak transparan kasus kekerasan terhadap pengemudi ojek online.
Aksi ini ditutup dengan momen simbolis, di mana para mahasiswa mengajak anggota DPRD DIY serta aparat TNI/Polri yang berjaga untuk berfoto bersama sebagai simbol komitmen bersama menjaga keamanan Yogyakarta.
















