Faktaaceh.id, NASIONAL – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (Satgas ODC) berhasil menangkap Ferly Wesabla alias Ferlin (22), seorang narapidana sekaligus anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Penangkapan ini mengakhiri pelarian tersangka yang sebelumnya melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wamena.
Kasatgas Humas Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, mengonfirmasi bahwa penangkapan tersebut dilakukan pada Senin sore, 16 Maret 2026. Penangkapan anggota KKB Ferly Wesabla berlangsung di kawasan perumahan Pemerintah Daerah (Pemda) Yahukimo, Distrik Dekai, setelah tim melakukan pengintaian intensif.
“Terpidana Fery ditangkap Senin sore sekitar pukul 16.00 WIT di sekitar perumahan Pemda Yahukimo. Saat hendak diamankan, pelaku sempat berupaya melarikan diri dan bersembunyi di area semak-semak di sekitar lokasi itu. Namun, setelah dilakukan pengejaran oleh personel di lapangan, yang bersangkutan berhasil ditangkap,” ujar Kombes Yusuf Sutejo di Jayapura, Selasa (17/3/2026).
Ferly Wesabla merupakan narapidana yang memiliki rekam jejak kriminalitas tinggi. Ia diketahui sebagai bagian dari KKB Kodap XVI Yahukimo, khususnya di bawah naungan Batalyon Yalennang. Berdasarkan catatan kepolisian, Ferly merupakan salah satu aktor utama dalam aksi kekerasan yang menewaskan aparat keamanan di wilayah tersebut.
“Terpidana Fery terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap anggota Polres Yahukimo, yaitu Bripda Oktovianus Buara, pada tahun 2024,” tegas Kombes Yusuf. Atas perbuatannya tersebut, ia telah menjalani proses hukum namun kemudian melarikan diri dari masa tahanannya.
Kombes Yusuf menjelaskan bahwa anggota KKB Ferly Wesabla berstatus sebagai narapidana yang kabur dari Lapas Kelas IIB Wamena sejak tanggal 25 Februari 2025. Ia tidak melarikan diri sendirian; tercatat ada enam narapidana lain yang juga kabur dalam insiden yang sama.
Beberapa nama yang turut melarikan diri dari Lapas Wamena bersama Ferly antara lain Penias Heluka alias Kopi Tua, yang dikenal sebagai salah satu pimpinan KKB Yahukimo. Selain itu, terdapat nama Nelis Helika bin Hendrik Heluka, Rio Elopere bin Jani Elopere, Ariel Sonyap alias Simon Sonyap, Segius Asso, dan Welinton Kogoya alias Ula.
Dari daftar pelarian tersebut, otoritas keamanan baru berhasil mengamankan kembali beberapa orang. “Namun terpidana Welinton Kogoya alias Ula ditangkap sesaat saat masih berada di sekitar lapas pada waktu kejadian,” tambah Kombes Yusuf.
Saat ini, Ferly Wesabla telah diamankan oleh Satgas Damai Cartenz untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan akan segera dikembalikan ke otoritas pemasyarakatan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pihak keamanan terus meningkatkan kewaspadaan dan pengejaran terhadap sisa narapidana dan anggota KKB lainnya yang masih berkeliaran di wilayah pegunungan Papua.















